Printer Masa Depan

Masih ingat Doraemon, tokoh kartun anak-anak dari jepang yang ditayangkan oleh salah satu stasiun tv swasta. Doraemon adalah seekor kucing dari masa depan yang menjadi sahabat Nobita. Doraemon memiliki kantong ajaib di perutnya yang dapat mengeluarkan alat-alat masa depan yang dapat membantu Nobita menyelesaikan masalah-masalahnya atau mewujudkan keinginannya. Melihat film kartun tersebut, terbayang betapa nikmatnya kalo memiliki Doraemon di rumah kita sendiri.

Impian tersebut mungkin tidak akan lama lagi dapat diwujudkan, dengan perkembangan teknologi manufaktur yang telah berkembang pesat saat ini bukan tidak mungkin sepuluh atau dua puluh tahun ke depan kita bisa memiliki mesin perkakas dengan kemampuan seperti doraemon. Saat ini telah dikenal teknologi printer 3D dalam dunia manufaktur, yaitu suatu mesin perkakas yang dapat dengan cepat membuat prototipe produk dengan cara di print.

Berbeda dengan mesin perkakas konvensional, seperti mesin bubut, mesin fris, atau mesin drill, yang biasanya membuat produk dengan cara memotong atau mengurangi material benda kerja, printer 3D membentuk material dengan cara menambah atau menyusun produk lapisan demi lapisan hingga terbentuk produk seutuhnya. Teknologi printer 3D ini sering juga disebut layer manufacturing, rapid prototyping, solid free-form fabrication, material addition manufacturing. Teknik pembentukan produk dari teknologi ini mirip dengan cara kita membuat bangunan candi dari pasir pantai, yaitu sedikit demi sedikit disusun ke atas hingga terbentuk sepenuhnya.

Teknologi rapid prototyping, demikian nama populer dari teknologi ini, pada awal ditemukannya digunakan untuk mengatasi kesulitan para desainer produk dalam membuat prototipe. Persaingan industri yang semakin ketat dan semakin cepat menuntut proses desain hingga pembuatan prototipe haruslah lebih cepat pula. Pembuatan prototipe secara konvensional  memerlukan waktu, tenaga, dan biaya yang cukup banyak. Belum lagi apabila prototipe belum memenuhi harapan hingga perlu perubahan desain, maka pembuatan ulang prototipe cukup merepotkan.

Saat ini teknologi rapid prototyping telah dapat membuat prototipe menggunakan berbagai jenis material, yaitu logam, keramik, dan plastik. Teknik perekatan antar material yang digunakan dalam teknologi ini bermacam-macam, yaitu menggunakan sinar laser, cahaya ultra violet, melelehkan plastik atau lem perekat tergantung pada jenis materialnya. Beberapa metoda yang telah dikembangkan dalam teknologi ini adalah Stereolithography (SLA), Laminated Object Manufacturing (LOM), Selective Laser Sintering (SLS), Fused Deposition Modelling (FDM), Solid Ground Curing (SGC),3-D Ink Jet Printing.

Perkembangan teknologi ini mengarah pada pembuatan produk secara langsung, bukan hanya sekedar prototipe namun produk yang benar-benar dapat digunakan secara fungsional. Untuk mewujudkan hal tersebut, Objet Ltd, salah satu perusahaan pembuat printer 3D, memperkenalkan printer yang menggunakan 60 jenis material sehingga dapat digunakan untuk membuat produk secara langsung dengan sifat dan warna seperti yang diinginkan.  Printer ini mampu membuat peralatan-peralatan seperti consumer goods & electronics, aerospace & defense, automotive, education, dental, medical and medical devices, architecture, industrial machinery, footwear, sporting goods, toys and service bureaus.

Pembuatan produk dengan cara dicetak pada printer 3D ini memerlukan data gambar model produk 3D layaknya kita mencetak tugas sekolah dengan printer 2D.  Data gambar model produk 3D dapat dibuat melalui piranti lunak CAD (Computer Aided Design), atau mengunduh dari dunia maya atau dengan memindai suatu benda menggunakan 3D Scanner.  Dengan teknologi 3D Scanner ditambah teknologi rapid prototyping, maka saat ini bentuk dari suatu benda dapat secara langsung di fotocopy layaknya mesin fotokopi kertas.

Di waktu-waktu mendatang, tuntutan dan harapan manusia terhadap teknologi-teknologi ini akan semakin besar, maka bukan tidak mungkin suatu hari ada printer 3D yang memiliki kemampuan membuat barang-barang yang kita perlukan seperti doraemon di rumah kita sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s